Optimisasi File Gambar (Image)

Pencarian tidak hanya terbatas pada konten berbentuk tulisan saja. Banyak juga orang yang memanfaatkan pencarian berbentuk gambar atau image search. Oleh karena itu, optimisasi terhadap image sangat diperlukan jika Anda berharap ada traffic yang datang dari sumber pencarian image tersebut. Ya, dalam optimisasi on-page, bukan hanya title dan description saja yang perlu dioptimisasi, namun gambar pun harus mendapat sentuhan khusus.

Alternative attribute

Google menggunakan alt (alternative) attribute ini untuk mengenali suatu gambar. Dengan Anda menambahkan keterangan berupa alt tag, Anda sudah membantu mesin pencari dalam mengenali suatu gambar, sehingga mesin pencari bisa memberikan result yang paling relevan dengan query pencarian. “With image search, just as with web search, Google’s goal is to provide the best and most relevant search results to our users. “ Beberapa hal yang perlu Anda perhatikan mengenai image adalah sebagai berikut:

1. Jangan menggantikan teks penting dalam website Anda dengan image.

Hindari menggunakan image untuk mengisi elemen penting seperti heading dan item menu, karena tidak semua pengguna bisa mengakses gambar tersebut. Untuk memaksimalkan konten Anda yang berbasis teks, gunakanlah kode HTML seperti pada umumnya. Baca: membuat konten yang website baik.

2. Gunakan nama file (filename) yang informatif.

Nama file bisa memberikan clue yang kuat terhadap mesin pencari untuk mengenali suatu gambar. Contoh: Gunakan nama file tahun-baru-2013-di-jakarta.jpg dari pada menggunakan nama file IMG00778.jpg. Penamaan yang baik juga akan bermanfaat bagi pengguna, karena disaat mesin pencari tidak menemukan konten teks apapun untuk ditampilkan, maka nama file tersebut sudah memberikan informasi yang cukup bagi pengguna.

3. Gunakan atribut alt yang bagus.

Fungsi dari alt attribute adalah untuk mendeskripsikan suatu konten gambar. Google sendiri menyatakan hal ini sangat penting, karena:

  • Google menggunakan informasi tersebut untuk memberikan gambar terbaik pada hasil pencarian, yang paling sesuai dengan query pencarian.
  • Banyak pengguna dengan keterbatasan bandwidth tidak mampu melakukan download gambar, sehingga gambar tidak muncul. Namun, dengan adanya alt tag, mereka bisa tahu konten gambar meski gambarnya tidak muncul. Perhatikan contoh di bawah ini:

Kurang bagus:

               <img src="tahun-baru.jpg" alt=""/>

Cukup bagus:

                <img src="tahun-baru.jpg" alt="tahun baru"/>

Sangat bagus:

               <img src="tahun-baru.jpg" alt="Tahun baru 2013 di Jakarta"/>

4. Informasi image relevan dengan keseluruhan konten.

Hindari memberikan informasi yang tidak relevan sama sekali dengan konten yang Anda buat. Baik image, informasi, dan keseluruhan konten harus masih dalam satu topik pembahasan.

Itulah beberapa poin yang harus diperhatikan sehubungan dengan optimisasi file gambar (image). Masih ada beberapa hal menyangkut file gambar, namun tidak akan dibahas pada artikel kali ini. Anda bisa membaca langsung di support Google. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk Anda yang sedang melakukan optimisasi website (SEO).

Showing comments

Rachman Usman says :
Januari 22, 2013

Ya betul banget nih.
Terkadang hal-hal kecil seperti ini sangat dibutuhkan untuk meningkatkan seo website kita.
nice share.

Idrus says :
Februari 25, 2013

Wah uraiannya komplit dengan contoh. pasti ini lebih mudah di pahami oleh teman-teman yang baru belajar optimasi gambar di blognya.

Ingin mengatakan sesuatu?