Mengenal Struktur URL

Sebelum masuk ke bagian bagaimana cara membuat struktur URL yang baik, alangkah baiknya Anda (bagi yang belum tahu) untuk mengenal terlebih dahulu bagian-bagian atau susunan dalam sebuah URL. Gambar berikut menjelaskan struktur hierarki suatu URL:

Anatomy URL 1Anatomy URL 2

Bagaimana cara membuat URL yang baik:

1. URL yang mendepkripsikan

URL yang baik adalah yang bentuknya jelas. Jika dengan hanya sekali melihat URL kemudian para pengguna bisa dengan cepat memprediksi apa isi halaman dengan URL tersebut, maka Anda sudah membuat URL dengan baik.

2. Buat sependek mungkin

Semakin pendek URL maka semakin mudah untuk copy-paste, dibaca melalui handphone atau tablet, dicantumkan dalam kartu nama atau kegunaan yang lain.

3. Gunakan static URL

Saya adalah termasuk orang yang yakin bahwa mesin pencari akan memperlakukan static URL  lebih baik dari pada dinamic URL. Dan saya juga yakin bahwa tidak ada orang yang menyukai URL yang didominasi oleh tanda “?”, “&”, dan “=”.

4. Deskriptif lebih baik dari pada nomor

Jika Anda memutuskan untuk lebih memilih “..16/cat112/” dari pada “..brand/nike/”, cobalah untuk mempertimbangkannya. URL yang deskriptif akan lebih membantu pengguna untuk mengenali halaman yang belum pernah mereka kunjungi. Selain itu, Anda juga sudah membantu tim Anda jika ada masalah pada ID saat pengujian dan pengembangan.

5. Masukkan keyword yang ditargetkan

Jika Anda bermaksud menargetkan banyak keyword atau frase yang kompetitif untuk tujuan marketing, maka Anda harus membuat suatu peta untuk masing-masing keyword tersebut. Buatlah plan untuk memasukkan keyword ke dalam URL untuk setiap halaman yang relevan. Untuk tiap halaman yang dibuat melalui CMS, buatlah pilihan agar mudah memasukan keyword ke dalam tiap URL tersebut.

Sumber gambar

Bersambung ke bagian 2 >> Membuat URL yang baik

Ingin mengatakan sesuatu?