Membuat URL yang Baik

Pada artikel sebelumnya dibahas bagaimana kita membuat URL yang baik, dan mengenal struktur URL. Terkesan simpel dan kebanyakan dari kita menghiraukan masalah ini. Namun, tahukan Anda bahwa URL ini termasuk ke dalam salah satu unsur yang sangat diperhatikan dalam kegiatan SEO. Oleh karena itu, melanjutkan artikel sebelumnya yang berjudul Mengenal Struktur URL, berikut adalah lanjutannya:

struktur URL

1. Sedikit folder

Dalam membuat struktur URL, hindari menggunakan terlalu banyak folder, terutama folder-folder yang sebenarnya tidak perlu. Buatlah sesimpel mungkin namun masih tetap mengikuti struktur website.

2. Gunakan hypen (-)

Saat Anda membuat URL yang terdiri dari beberapa kata, hypen (-) adalah yang terbaik untuk pemisah antar kata-kata itu (contoh: toyota/toyota-kijang-2009-nego/). Ada alternatif lain seperti underscores (_), plus (+), namun gunakanlah hypen.

3. Jangan menggunakan case sensitive

Meskipun URL diperbolehkan menggunakan karakter uppercase (huruf besar) dan lowercase (huruf kecil), namun jangan pernah biarkan uppercase masuk ke dalam satu pun URL Anda. Jika sudah terlanjur dan untuk menghindari kebingungan, buatlah redirect 301 semuanya ke versi lowercase.

CONTOH:

Berikut adalah contoh praktek yang tidak sesuai dengan guideline:

  • http://www.target.com/gp/detail.html/602-9912342-3046240?_encoding=UTF8&frombrowse=1&asin=B000FN0KWA
    Target (Amazon) tidak mendeskripsikan konten mereka, penggunaan keyword, dan terlalu panjang. Data yang tidak perlu sebenarnya bisa dihilangkan tanpa harus mengubah konten.
  • http://etsy.com/view_item.php?listing_id=477443&pic_id=2
    Etsy menggunakan URL yang tidak deskriptif, menggunakan multiple dynamic parameter, dan memisahkan spasi dengan underscore.
  • http://maps.google.com/maps?f=q&hl=en&q=98115&ie=UTF8&z=12
    &om=1&iwloc=A
    Dalam hal ini harusnya Google malu, mereka membuat panduan tentang URL sebagai referensi, namun feature maps mereka menggunakan bentuk URL yang tidak efisien.

Ini contoh yang lebih baik, namun masih bisa diperbaiki:

  • http://men.style.com/news/gadgets/092006
    Hampir saja, mungkin beberapa berpikir subdomain disini untuk tujuan branding. Sayang sekali kita mendapat data atau informasi yang banyak dari bagian depan URL, namun  mereka tidak memberikan deskripsi yang jelas pada bagian belakangnya.
  • http://www.nasa.gov/home/index.html?skipIntro=1
    Nasa menambahkan dynamic parameter yang tidak perlu ke URL dan menambahkan /home/index.html untuk alasan yang tidak jelas.
  • http://www.newyorkmetro.com/fashion/fashionshows/2007/spring/ main/newyork/womenrunway/marcjacobs/ Mereka mencoba untuk deskriptif, bagus, tapi tidak dengan memisahkan kata menjadi menjadi 7 tingkat folder.

Contoh terakhir adalah yang paling mendekati baik:

  • http://www.discoverohio.com/visitors/map.asp
    Ini sangat bagus – pendek, descriptif, statis, dan jelas.
  • http://web.mit.edu/is/usability/usability-guidelines.html
    Selain subdomain, semuanya sudah bagus.
  • http://www.whitehouse.gov/history/presidents/jk35.html
    Ini tidak masalah jika White House memutuskan untuk tidak menggunakan “john-kennedy”, karena mereka sudah baik memberikan informasi inisial (jk) dan nomor (presiden Amerika ke-35).

Demikianlah artikel yang membahas tentang URL ini, semoga bisa bermanfaat dan menjadi panduan bagi Anda yang sedang melakukan optimisasi website dengan struktur URL. Jika Anda berminat mempublikasi ulang artikel ini, mohon cantumkan sumbernya.

Ingin mengatakan sesuatu?