Improvisasi Internal Link Dalam Website

Sadar atau tidak, saat berkunjung ke sebuah website kita sering kali menjumpai adanya link dalam sebuah artikel. Para webmaster atau blogger pasti punya tujuan tertentu membubuhkan link dalam artikel mereka; pertama, membantu pembaca memberikan referensi halaman lain, kedua adalah untuk tujuan SEO. Tidak ada salahnya melakukan hal itu, namun perlu diingat bahwa saat Anda juga hendak melakukan hal itu, buatlah se-natural mungkin untuk tujuan utamanya membantu para pembaca, bukan untuk search engine. Berikut adalah beberapa improvisasi dalam membuat internal link baik untuk pembaca maupun untuk memaksimalkan SEO.

Internal Link Pixaal

1. Buatlah sketsa struktur atau peta website Anda

Buatlah daftar halaman mulai dari navigasi utama dan link yang ada dalam halaman-halaman utama tersebut. Hal ini akan mempermudah Anda mengetahui apakah Anda sudah memberikan link diantara halaman-halaman tersebut sebelumnya. Terkadang, melihat atau membuka seluruh isi website bisa membantu Anda mengetahui mana yang bekerja sesuai prosedur dan yang tidak. Dari sana, kemungkinan Anda juga akan menemukan alasan mengapa beberapa halaman dalam website Anda mendapat rangking lebih bagus dari yang lainnya. Itu tidak terlepas dari kerja Anda membangun internal link ke halaman tersebut dari halaman lain.

2. Topik yang paling sering Anda tulis

Jika Anda menulis secara teratur tentang sesuatu, buatlah halaman khusus, misalnya yang berisi penawaran. Masing-masing post harus dihubungkan dengan halaman “penawaran” tersebut, dan hal ini bisa meningkatkan persentase konversi Anda. Jika dalam halaman tersebut terdapat “call to action”, pembuatan dan penempatan internal link yang efektif juga akan labih meningkatkan konversi melalui halaman penawaran tersebut.

Pertimbangkan dimanakah letak halaman itu dalam navigasi website Anda, dan apakah layak dihubungkan dengan home page atau halaman produk. Semua tergantung dari bisnis yang Anda jalankan, bisa saja halaman itu dihubungkan dengan post khusus pada blog maupun navigasi utama pada website. Contohnya, jika perusahaan Anda seringkali harus menjelaskan bisnis Anda kepada siapapun yang menemukannya, alangkah baiknya untuk membuat blog post yang menjelaskan setiap detil produk dan penawarannya termasuk promo-promo didalamnya. Baca juga: Membuat Konten Website Yang Bagus

3. Tentukan halaman andalan Anda

Coba pikirkan samua halaman yang bisa dan relevan untuk memberikan link ke halaman “jagoan” Anda. Jika halaman itu berhubungan dengan blog post yang sering Anda buat, pastikan posting Anda selanjutnya disertai link ke halaman tersebut. Anda akan melihat sendiri hasilnya.

Demikianlah 3 cara improvisasi dalam membuat internal link dalam suatu website. Semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi Anda yang berminat dengan SEO. Jika hendak mempublikasi ulang artikel ini, mohon cantumkan sumbernya.

Ingin mengatakan sesuatu?